KM Tanto Hari bermuatan kontainer tabrakan di perairan Surabaya

Author : UnknownTidak ada komentar

KM Tanto Hari bermuatan kontainer tabrakan di perairan Surabaya.

 

KM Tanto Hari bermuatan kontainer tabrakan di perairan Surabaya

Merdeka.com - Kapal Motor (KM) Tanto Hari menabrak haluan Motor Tanker Sirius yang hendak lego jangkar di perairan barat Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/1). KM Tanto Hari yang memuat ratusan kontainer itupun tenggelam.

Diduga, insiden tabrakan itu karena cuaca buruk dan angin kencang. Akibat kondisi itu, gelombang laut tinggi telah membelokkan kapal. Dan, tabrakan pun tak bisa dihindarkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, seluruh kontainer, muatan kapal yang berlayar dari Ambon menuju Surabaya itu berserakan di laut hingga ke arah Gresik, karena terseret ombak. Sementara Motor Tanker Sirius sendiri juga mengalami kerusakan cukup parah di bagian haluan kapal.

Terkait insiden ini, Kabag Bin Ops Ditpolair Polda Jawa Timur, AKBP Hary Sindhu Nugroho menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, kejadian itu terjadi usai KM Tanto Hari yang dinakhodai Kapten Yondhi Shinto, berbenturan dengan Motor Tanker Sirius di dekat buoy 10 alur perairan barat Surabaya.

"Saat kapal belok, tiba-tiba terbawa angin dan gelombang sangat tinggi. Akibatnya kapal berbenturan dengan motor tanker yang saat itu sedang lego jangkar. Sebelum kejadian, nakhoda sudah berusaha membelokkan kapal. Tapi, diduga karena kencangnya gelombang, kapal itu ikut terbawa arus gelombang," terang Hary Sindhu.

Usai bertabrakan, lanjut Harry Sindhu, KM Tanto Hari langsung mengalami kemiringan sekitar 45 derajat. "Namun, karena ombak tinggi yang terus menghantam kapal hingga mencapai 8 meter, kapal yang memuat ratusan kontainer itupun akhirnya tenggelam," ujarnya.

Ratusan kontainer muatan KM Tanto Hari satu per satu jatuh dan mengapung lalu terbawa arus gelombang. "Petugas juga khawatir dengan kontainer-kontainer tersebut. Sebab bisa membahayakan bagi alur pelayaran di Laut Surabaya. Hingga saat ini, masih belum dilakukan evakuasi," katanya

sumber : http://www.merdeka.com/.

 


Artikel Terkait

Posted On : Selasa, 04 Februari 2014Time : Februari 04, 2014
SHARE TO :
| | Template Created By : Binkbenks | CopyRigt By : Tutorial Online | |
close
Banner iklan disini
> [Tutup]