Plotting Cross Section dari Excel ke AutoCAD Versi 1.1

Author : UnknownTidak ada komentar

Pada posting [XLS-SVY-007]: Plotting Cross Section dari Excel ke AutoCAD, telah diuraikan tahapan untuk membuat gambar cross section dari file excel.
Posting kali ini akan saya akan mencoba untuk versi plotting cross section dari excel ke autocad dengan beberapa fasilitas tambahan. Berikut adalah snap shot program vba-excel / macronya:
image
Fasilitas tambahan seperti yang ditampilkan di atas adalah:
  • Ada tambahan custom menu bar, sehingga tidak lagi menggunakan menu run macro
  • Ada setting parameter skala horizontal, skala vertikal, tinggi huruf dan tinggi band (informasi baris) di bawah cross section
  • Bisa memproses beberapa sheet sekaligus
  • Setting elevasi datum
  • Type labelling bisa di tiap perubahan slope atau di tiap pertambahan jarak.
  • Bisa dilakukan checking cross section di excel dengan cara menggambarkan cross section dalam bentuk grafik atau chart secara otomatis.
Contoh hasil plotting cross section di autocad dengan type labelling yang berbeda
Labelling di tiap perubahan slopeLabelling di tiap penambahan jarak
imageimage
imageimage
Cara menjalankan program:
1. Download programnya
2. Set security macro ke medium.
Untuk excel 2003, click menu ‘Tool2’>>’Macro’>>’Security’
Pilih Security ‘Medium’. Untuk excel yang lain silahkan di cari di menu help atau bisa dicari lewat om google.
3. Extract kedua zip file hasil download dan tempatkan dalam satu folder. Setelah di-extract terdapat dua file yaitu PlotCrossSection2003.xla dan 0000-2000.xls
Tahapan berikutnya adalah setting autocad library dalam program PlotCrossSection2003.xla. Jika Anda menggunakan autocad versi 2011, maka tidak perlu dilakukan setting ini, karena saat saya membuat program ini, program Autocad Versi 2011 telah terinstall di komputer saya.
Tetapi jika menggunakan autocad versi yang lain, maka perlu dilakukan setting reference excel ke autocad. Setting ini hanya dilakukan sekali saja (langkah nomer 4 sampai 10 di bawah) sepanjang Anda tidak merubah versi autocad.
Apabila anda mempunyai beberapa versi autocad dalam komputer, maka pilih salah satu saja sesuai dengan autocad yang akan dipakai.
4. Dalam program excel, Buka file PlotCrossSection2003.xla. Click [Enable Macros], jika ada notifikasi ‘Microsoft Excel Security Notice’
5. Tekan tombol Alt+F11 untuk mengaktifkan Visual Basic Application (VBA) Editor.
6. Click tanda plus di kiri VBAProject (PlotCrossSection2003.xla)
7. Double click mdlPlot2CAD
8. Dari menu [Tool], pilih [References]
image
Contoh disamping adalah VBA sudah ter-reference ke AutoCAD 2011 Type Library.
Jika Anda menggunakan Autocad  versi lain, maka akan ada pesan error MISSING Library. Uncheck MISSING Library tersebut, kemudian scroll down untuk mencari library yang sesuai dengan AutoCAD yang terintall di komputer.
Contoh : Apabila autocad yang terinstall adalah AutoCAD versi 2006, cari library dengan nama AutoCAD 2006 Type Library
click [OK], jika sudah dilakukan setting library
9. Masih di VBA Editor, click menu [File], pilih [Save PlotCrossSection2003.xla]
10. Tekan Tombol Alt-Q untuk keluar dari VBA Editor.
11. Jalankan program AutoCAD
12. Pada program excel,  buka file contoh cross section [0000-2000.xls]
13. Masih di program excel, click tombol image di menu cadex. Jika Anda menggunakan excel 2007, tombol ini ada di groups ribbon [Add-Ins]
14. Lakukan setting plot cross section, misal sebagai berikut:
image
15. Kemudian click [OK]
16. Jika ingin mengecek lebih dulu gambar cross section berupa chart excel, clik tombol [Yes], jika ingin langsung melihat hasilnya di AutoCAD, click [No]
17. Gambar cross section akan tergambar di autocad.
Ada beberapa pengunjung yang menginginkan jika format angka desimal ditampilkan ditampilkan 3 digit atau ada tiga angka di belakang tanda titk desimal.
Silahkan download  file program terbaru yang sudah aku rubah sedikit codingnya untuk menfasilitasi setting jumlah digit desimal. Tampilan programnya menjadi:
image
Gambar 1: Setting Cross Section
Ada juga beberapa pengunjung yang menanyakan bagaimana kalo untuk menggambar long section?
Program tersebut bisa juga untuk menggambarkan long section dengan cara memasukkan angka dikolom [B] dimulai dengan angka 0 (nol) di baris pertama atau [B2] kemudian dimasukkan stasiun berikutnya ke bawah sampai ke stasiun terakhir. Elevasi untuk masing-masing stasiun tetap dimasukkan di kolom [C].
Contoh format spreadsheet untuk longsection jika adalah:
image
Berikut adalah uraian tahapan setting di Excel 2007 dan AutoCAD 2011 dalam bentuk gambar:
1. Download programnya dari sjydrive / one drive atau dari dropbox
2. Extract zip file dalam satu folder untuk menampilkan dua file contoh data cross dan programnya:
image
3. Jalankan program Excel 2007
CARA SET SECURITY MACRO:
4. Click Tombol [Office] image, kemudian pilih [Excel Options]
image
5. Pada  [Excel Options], pilih [Trus Center] kemudian click [Trust Center Settings…]
image
6. Pada [Trust Center], pilih [Macro Setting], kemudian lakukan setting:
[Macro Settings]: [Disable all macros with notification]
[Developer Macro Setting]: check [Trust access to VBA project object model]
image
7. Click OK
Langkah 4 sampai 7 hanya dilakukan sekali saja, jika security macro sebelumnya belum diset seperti langkah di atas.
MEMBUKAN FILE PROGRAM CROSS SECTION
8. Buka file [PlotCrossSection2003.xla] hasil extract zip file
9. Jika keluar [Security Notice] seperti di bawah, click [Enable Macros]
image
Langkah 9 dilakukan setiap membuka file [PlotCrossSection2003.xla].
CARA SETTING LIBRARY AUTOCAD 2011 DI VBA-EXCEL:
10. Setelah file [PlotCrossSection2003.xla] dibuka dan tombol [Enable Macros] di click, tekan tombol kombinasi Alt+F11 untuk membuka Visual Basic Editor (VBE).
image
11. Double click [mdlPlot2CAD] di bawah VBAProject (PlotCrossSection2003.xla) untuk menampilkan program utama penggambaran cross section.
12. Masih di VBE, pada menu [Tool], pilih [References…]
image
13. Check atau cari di [Available References] kemudian pilih [AutoCAD 2011 Type Library]
Jika sebelumnya, terpilih reference [Missing:AutoCAD 2011 Type Library], uncheck pilihan tersebut, kemudian pilih reference sesuai dengan versi AutoCAD Anda.
— AutoCAD 2006 pilih  AutoCAD 2006 Type Library
— AutoCAD 2010 pilih  AutoCAD 2010 Type Library
— AutoCAD 2011 pilih  AutoCAD 2011 Type Library
— seandainya sudah ada AutoCAD 2020 pilih  AutoCAD 2020 Type Library
image
14. Jika sudah dipilih, click [OK]
15. Masih di VBE click tombol [Save] untuk menyimpan perubahan reference.
Langkah 10 sampai 15 hanya dilakukan sekali saja, jika  sebelumnya belum pernah dilakukan setting reference ke autocad atau ada perubahan versi autocad.
16. Masih di VBE, pada menu [File], pilih [Close and Return to Microsoft Excel]
image
17. Pada Excel 2007, pilih ribbon [Add-Ins] untuk menampilan short cut program cross section.
image
18. Buka file contoh cross section [0000-2000.xls] hasil extract zip
image
19. Buka atau jalankan program AutoCAD dan JANGAN tutup program Excel 2007.
image
20. Click icon image, kemudian lakukan setting cross section seperti di Gambar 1: Setting Cross Section kemudian click [OK]
21. Pilih [Yes] jika cross section akan digambar di Excel sebaliknya pilih [No] jika akan digambar di AutoCAD
image
Jika dipilih [No], maka tampilan cross section di autocad:
image

#silahkan mencoba#
Sumber :  
Filed under: AutoCAD, Excel — Tags: , — cadex @ 22:12
Referensi:[XLS-SVY-007]: Plotting Cross Section dari Excel ke AutoCAD
Platform:Autocad , Excel 2007/Excel 2003
Lokasi File:

Artikel Terkait

Posted On : Sabtu, 29 Juli 2017Time : Juli 29, 2017
SHARE TO :
| | Template Created By : Binkbenks | CopyRigt By : Tutorial Online | |
close
Banner iklan disini
> [Tutup]