Kuruf Dalam Kalender Jawa

Author : UnknownTidak ada komentar

Sejak raja Mataram Sri Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo menetapkan hari Jumat Legi 1 Muharam 1043 H (8 Juli 1633 M ) sebagai 1 Suro 1555 AJ. Sejak itulah kalender Jawa dan Hijriah masing-masing menjalankan siklusnya. Panjang siklus satu tahun kalender Jawa adalah (5 x 354 + 3 x 355) / 8 = 354 3/8 hari sedangkan panjang siklus satu tahun kalender Hijriah adalah (19 x 354 + 11 x 355) / 30 = 354 11/30 hari.

Tampak disini bahwa satu tahun kalender Jawa lebih besar dari kalender Hijriah. Agar dalam kurun waktu yang panjang kalender Jawa tidak hanyut (drift) terhadap kalender Hijriah maka diperlukan Kuruf yaitu secara sengaja memajukan satu hari tanggal kalender Jawa atau dengan perkataan lain menghilangkan satu hari tanggal kalender disetiap penghujung siklus 120 tahunan. Tanggal yang dihilangkan tersebut adalah tanggal 30 bulan Besar tahun Jumakir (yang seharusnya 355 hari atau kabisat menjadi 354 hari saja). Jadi setelah tanggal 29 Besar tahun Jumakir kalender melompat satu hari dan melanjutkan dengan 1 Suro tahun Alip yang bertepatan dengan 1 Muharram kalender Hijriah.

Mengapa harus 120 tahun sekali?

Baca seluruhnya...

Karena dalam setahun selisihnya adalah 3/8 - 11/30 = 1/120 hari. Maka dalam 120 tahun akan berselisih satu hari. Berikut adalah perhitungan sederhananya
120 tahun kalender Jawa = 120 x 354 3/8 = 42525 hari.
120 tahun kalender Hijriah = 120 x 354 11/30 = 42524 hari.
Selisih = 42525 - 42524 = 1 hari.


Lukisan Sri Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo

Penting untuk dicatat bahwa pada saat itu kalender Jawa tepat mengakhiri 1215 x siklus weton (siklus 35 harian), jadi dapat dipastikan bahwa kalender telah kembali ke weton yang yang sama. Namun kalender Hijriah yang menjadi rujukan kalender Jawa sudah terlebih dahulu menutup siklus 120 tahunannya satu hari sebelumnya.

Bisa dibayangkan jika tidak dikuruf selama kurun waktu 1200 tahun kalender Jawa akan terhanyut sebanyak 10 hari dari kalender Hijriah yang menjadi kiblat atau rujukannya. .

Berikut adalah program Visual Basic untuk menghitung kapan kuruf harus dilaksanakan.


Jika program dijalankan outputnya adalah sebagai berikut.

08 Jul 1633 ALIP-JEMUWAH-Legi AWAHGI
11 Dec 1749 ALIP-KEMIS-Kliwon AMISWON
16 May 1866 ALIP-REBO-Wage ABOGE
19 Oct 1982 ALIP-SELASA-Pon ASAPON
23 Mar 2099 ALIP-SENEN-Pahing ANENING
27 Aug 2215 ALIP-MINGGU-Legi AGUGI

Nama Kuruf merupakan singkatan dari tiga suku kata singkatan yaitu (A)lip (warsa pertama) + (Se(nen), Sela(sa), Re(bo), Ke(mis), (Je)mu(wah), Sab(tu)) + (Kli(won), Le(gi), Pa(ing), (Pon), wa(Ge)).

Semoga bermanfaat.

Rujukan

Kalender Jawa
Kalender Hijriyah


Artikel Terkait

Posted On : Sabtu, 29 April 2017Time : April 29, 2017
SHARE TO :
| | Template Created By : Binkbenks | CopyRigt By : Tutorial Online | |
close
Banner iklan disini
> [Tutup]